header-int

Penganugerahan Doctor Honoris Causa Kepada Drs. KH. Afifuddin Muhajir, M.Ag.

Kamis, 28 Jan 2021, 16:21:47 WIB - 684 View
Share
Penganugerahan Doctor Honoris Causa Kepada Drs. KH. Afifuddin Muhajir, M.Ag.

LPMIUniversitas Ibrahimy menyelenggarakan nonton bareng (nobar) atas penganungrahan gelar dokter Honoris Causa (HC) kepada KH. Afifuddin Muhajir M,Ag, selaku wakil pengasuh pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah bidang ilmiyah pada Rabu (20/01/21) yang disiarkan langsung dari Universitas Islam Negri (UIN) Walisongo Semarang. Kegiatan tersebut bertempat di Masjid Jami’ Ibrahimy yang diikuti langsung oleh pengurus Universitas, dosen dan seluruh mahasiswa Universitas Ibrahimy.

Kegiatan nonton bareng dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Walaupun kegiatan tersebut dilakukan secara daring, mahasiswa Universitas Ibrahimy sangat antusias mengikuti kegiatan acara dari awal hingga akhir kegiatan, itu tertera dari keterangan salah satu mahasiswa Muhammad Ilman Huda yang mana saat ini melakukan program semester IV  “Ini menjadi kebanggakan dan hadiah yang sangat berharga kepada kami selaku mahasiswa Universitas Ibrahimy, sebab adanya penganugerahan kehormatan gelar doktor honoris causa kepada KH Afifuddin Muhajir selaku guru atau masyayikh kita di pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah” Ujarnya.

Smiley face

KH. Afifuddin Muhajir M.Ag. mendapatkan gelar doctor dalam bidang Fiqih dan Ushul Fiqih. Sebelum kegiatan penganugerahan oleh Rektor UIN Wali Songo Semarang, beliau melakukan orasi ilmiah tentang Pancasila. Dalam orasi ilmiahmya, beliau yang kelahiran Madura menjelaskan bahwa Pancasila selaras dengan syariat, dapat menjadi jawaban yang moderat, hingga pada satu titik Pancasila terentas dari objek perdebatan antara menolak atau menerimanya; di samping menurut syariat, Pancasila, dengan pandangan kedua ini, sudah cukup untuk menjadikannya sebagai dasar negara yang mayoritas penduduknya Muslim. Bahkan seandainya pendapat pertama yang dipilih, bahwa Pancasila tidak bertentangan dengan syariat, cukup sudah untuk mengakhiri perdebatan ini karena dalam persoalan-persoalan muamalah, yang menaungi persoalan politik, pada dasarnya adalah boleh selama tidak ada dalil yang melarangnya; di samping bahwa yang dijadikan acuan dalam politik adalah mewujudkan maslahat dan menolak mafsadat. Atau lebih singkat, boleh dikatakan acuan utama dalam politik adalah mewujudkan kemaslahatan karena menolak mafsadat adalah bagian dari maslahat. Ibn ‘Aqil menulis, “Politik adalah segala upaya yang membawa manusia lebih dekat dengan kemaslahatan serta membawa mereka menjauh dari kemafsadatan, sekalipun Rasulullah` tidak merumuskannya dan wahyu tidak membicarakannya. Siapa yang mengatakan bahwa tidak ada politik kecuali telah dibahas oleh syariat, maka ia salah sekaligus menyalahkan para sahabat dalam syariat mereka.”Dawuhnya.

Menurut KHR Ahmad Azaim Ibrahimy selaku pengasuh pesantren Salafiyah Syafi’iyah tentang KH Afifuddin Muhajir yang mendapatkan gelar doctor HC. Beliau (pengasuh ke-IV red.) berdawuh pada hari Kamis (21/01/21) kala acara sholawat bersama dan peresmian L-Santri bahwa “Penganugerahan gelar doctor HC kepada KH. Afifuddin Muhajir adalah hadiah yang sangat istiwewa bagi kita, khususnya pesantren. Karena KH. Afifuddin Muhajir produk asli Salafiyah. Mulai dari sekolah Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah sampai Perguruan Tinggi adalah asli cetakan para masyayikh dan guru-guru pesantren. Semoga ilmu beliau (KH. Afifuddin Muhajir red.) manfat, barokah dan setia kepada pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah. Terlebih dapat membangggakan negeri, bangsa, dan para umat Islam.” Dawuhnya.

Selain itu, suasana nobar terbukti sangat antusias ketika Wakil Rektor (Warek) II Bapak Asra Maksum, M.E. dan Warek III  Bapak Drs. Munif Shaleh, M.Ag. juga turut mendampingi para mahasiswa putra di masjid Jami’ Ibrahimy dengan tetap menjaga protokol kesehatan.              

A2NR/Reporter


Video Terkait :

Unidha Universitas Ibrahimy - Pondok Pesantren Salafiyah Syafi`iyah - Sukorejo Situbondo Jawa Timur
© 2021 Universitas Ibrahimy Follow Universitas Ibrahimy : Facebook Twitter Linked Youtube