Home
news
Monitoring Pertama KKN 2017

Monitoring Pertama KKN 2017


Senin, 2017-08-28 - 16:14:49 WIB

Monitoring Pertama KKN IAI Ibrahimy Situbondo 2017 Oleh Pengasuh PP. Salafiyah
Syafi’iyah Sukorejo “Menyapa Rute Ekstrim Pategalan Jatibanteng Situbondo”

Sejak 14 Agustus 2017 lalu, IAI Ibrahimy telah melaksanakan salah satu Tri Darma Pergurungan tinggi dalam program wajib KKN (Kuliah Kerja Nyata) 2017. Pada tahun ini program KKN (Kuliah Kerja Nyata) di ikuti oleh 648 mahasiswa-mahasiswi yang tersebar di dua kabupaten; yaitu kabupaten Situbondo untuk peserta KKN putra dan kabubaten Bondowoso untuk peserta KKN Putri. Untuk kabupaten Situbondo berlokasi di kecamatan Banyuglugur yang bertempat di desa Selobanteng, Krajan Banyuglugur, Kalisari dan Tepos. Kecamatan Jatibanteng tersebar di desa Curahsuri, Kembangsari, Sumberanyar, Semambung dan Pategalan. Kecamatan Sumbermalang peserta KKN putra tersebar di desa Plalangan, Tlogosari,
Baderan, Krajan dan Tamansari. Sedangkan peserta KKN putri yang berada kabupaten Bondowos tersebar di 3 kecamatan yaitu kecamatan Taman Krocok meliputi desa Gentong, Taman, Kemuningan, Sumberkokap, Paguan, Trebungan, dan Kretek. Kecamatan Klabang berlokasi di desa Pandek, Leprak dan Wonoboyo. Kecamatan Botolinggo tersebar di desa Botolinggo, Lumutan, Gayam Lor, Gayam Kidul, Kalekean, dan Lanas.

KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang rencananya berakhir pada 22 September 2017 ini bertemakan Posdaya Berbasis Masjid. Seperti yang disampaikan Ketua Panitia KKN 2017 bapak Hariyanto, M.Pd.I “KKN 2017 ini masih sama dengan KKN sebelumnya yaitu KKN tematik Posdaya Berbasis Masjid yang menjadikan masjid sebagai sentral kegiatan peserta KKN”. Sehingga dalam pelaksanaannya, IAI Ibrahimy Situbondo juga menggandeng beberapa mitra terkait dalam mensukseskan kegiatan KKN ini. Beberapa mitra terkait ini meliputi: DMI (Dewan Masjid Indoneisa) Situbondo, LTM (Lembaga Takmir Masjid) NU, IKSASS (Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah) serta pemerintah kabupaten Bondowoso dan
Situbondo.

Sebagaimana KKN (Kuliah Kerja Nyata) pada tahun-tahun sebelumnya. Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy Selalu menyempatkan untuk memonitoring langsung peserta KKN di lokasi kegiatan. Dalam monitoring pertama, pengasuh dan rombongan panitia menyapa rute ekstrim Kec. Jatibanteng meliputi desa Pategalan, Semambung dan Sumberanyar guna bertemu langsung dengan masyarakat dan mengevaluasi kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan peserta KKN 2017.
Dalam beberapa taujihadnya KHR Ahmad Azaim Ibrahimy memberikan masukan agar peserta KKN tidak usah mengadakan kegiatan yang terlalu berlebihan dan hanya bersifat insedentil. Akan tetapi hendaknya dapat merancang kegiatan yang bernilai amal jariyah baik itu berupa ilmu atau amaliyah yang dapat diteruskan oleh kader-kader di masyarakat maupun agenda kegiatan mempelopori pembangaunan kemasyarakatan seperti pembuatan sumur bor, memfasilitasi pembuatan surat IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) masjid di masyarakat dan lain- lain. Sehingga setelah peserta KKN kembali ke Pondok Pesantren terdapat pahala yang terus mengalir kepada peserta KKN. Dalam agenda monitoring ini Pengasuh juga berkesempatam melantik beberapa pengurus posdaya dan remaja masjid yang telah dibentuk oleh peserta KKN. Monitoring pengasuh ini rencananya diagendakan sampai tanggal 15 September 2017 ke posko-posko yang tersebar di Kabupaten

Bondowoso dan Situbondo.
Catatan Oleh:
Miftahul Alimin, S.Pd.I


Share Berita


Komentari Berita