Home
news
Seminar & Bedah Buku JALAN INI RINDU

Seminar & Bedah Buku JALAN INI RINDU


Selasa, 2017-04-25 - 16:16:10 WIB

Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) IAI Ibrahimy Situbondo bertepatan dengan 20 April 2017 lalu, menyelenggarakan Seminar dan Bedah Buku ‘Jalan Ini Rindu’ yang ditulis oleh Pengasuh PP. Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy. Dalam sambutannya, Kepala P3M IAI Ibrahimy—Hariyanto, M.Pd.I—menjelaskan bahwa tujuan dari Seminar dan Bedah Buku ini sebagai upaya pengenalan dan penguatan budaya literasi yang tertuang dalam puisi bernuansa sosio-religi. Dihadiri tidak kurang dari 1500 peserta yang terdiri dari mahasiswi. mahasiswa, dosen, pimpinan fakultas, Civitas Akademika IAI Ibrahimy dan beberapa budayawan, acara berlangsung meriah dengan iringan instrument dari Gajah Fatma Situbondo pimpinan Andi Miskil Khitam.

Selain KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy sebagai Penulis buku, Narasumber dalam acara ini juga menghadirkan Sosiawan Leak, seorang budayawan dari Solo Jawa Tengah yang juga merupakan salah satu Interpretator dari puisi pada buku Jalan Ini Rindu. Kehadiran, M. Faizi, budayawan asal Sumenep Madura yang juga intrepretator dalam buku, menjadikan kajian dalam seminar dan bedah buku menjadi lebih berwarna. Dengan latar belakang yang berbeda, para Narasumber menjelaskan secara tuntas seputar puisi dengan berbagai pendekatannya.

KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy menyampaikan bahwa buku dengan judul Jalan Ini Rindu merupakan buku kategori baru dalam dunia puisi Indonesia. Jika pada biasanya dalam buku bergenre puisi hanya dipaparkan bait-bait puisi dari penulis, dalam buku Jalan Ini Rindu, puisi-puisi yang ditulis oleh Kiai Azaim (sapaan akrab KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy) diberikan penafsiran oleh para budayawan pemerhati puisi. Hal ini tidak lepas dari keinginan beliau mengadosi struktur karangan Salaf as-Sholeh yang pada biasanya menulis kitab dengan struktur matan dan syarah. Sehingga terbitlah buku kumpulan puisi yang didampingi dengan penafsirannya. Dimana puisi-puisi ini merupakan kumpulan puisi KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy yang ditulis sejak beliau melakukan pengembaraan Tholab al-Ilmi (Menuntut Ilmu) di beberapa pondok pesantren.

Menurut Sosiawan Leak, puisi-puisi yang ditulis oleh KHR Ahmad Azaim Ibrahimy begitu luar biasa. Dengan kedalaman ilmunya, Kiai Azaim dengan mudah menuangkan pesan-pesan agama dan kehidupan dalam bait-bait puisi yang begitu indah. Menurut Kang Leak (sapaan Kiai Azaim kepada Sosiawan Leak) pula, Kiai Azaim dengan puisinya yang dalam dapat menggugah pembaca menuju kesadaran spritiual. Senada dengan Sosiawan Leak, M. Faizi menuturkan bahwa muatan tasawuf dalam puisi KHR Ahmad Azaim Ibrahimy begitu kuat. Menurutnya, banyak dari puisi-puisi Kiai Azaim yang merupakan pesan dari ajaran dalam ayat-ayat al-Qur’an.

Diakhiri sekitar pukul 17.00 WIB, acara ditutup dengan pembacaan puisi oleh KHR Ahmad Azaim Ibrahimy dengan judul ‘JALAN INI JALANI’,

Jalan ini

jalan untuk pergi

Jalan ini

jalan penuh duri

Jalan ini

jalan bekal diri

Jalan ini

jalan para nabi

Jalan ini

jalan tapak suci

Jalan ini

jalan nan hakiki

Jalan ini

jalan luka perih

Jalan ini

jalan tuk kembali

Jalan ini

jalan rida Ilahi

 

(Laporan Oleh: Miftahul Alimin, S.Pd.I)


Share Berita


Komentari Berita