header-int

ICONETOS 2020

Selasa, 03 Nov 2020, 10:25:16 WIB - 38 View
Share
ICONETOS 2020

Keluarga termasuk unit sosial yang terdampak pandemi COVID-19. Orang tua susah terkena PHK atau pekerjaan macet. Anak-anak bingung belajar daring. Kalau tidak mampu mengatasinya, rumah tangga bisa goyah. Tidak heran bila selama masa pandemi, di beberapa daerah angka perceraian kian meningkat.

Karena itu, pembentukan karakter kepribadian pasangan suami istri sangat penting dalam membangun rumah tangga sakinah. Sakinah merupakan rasa tenang, tentram, dan bahagia yang berasal dari ketenangan hati dan pikiran mereka. Keluarga sakinah mampu mengatasi problematika rumah tangga, termasuk dalam masa pandemi.

Sebenarnya, masyayikh pesantren telah mengajarkan kitab-kitab pernikahan kepada para santrinya. Bahkan beliau telah membekali santrinya dengan menulis kitab sebagai kado pernikahan. Misalnya, di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo terdapat tiga kitab: Syair Madura dan Risalah Nikah karya KHR. As’ad Syamsul Arifin serta kitab Zadu Az-Zaujayn karya Nyai Zainiyah As’ad.

Paper, “Strengthening Resilience of Sakinah Families in New Normal Adaption (Pesantren-Based Counseling Perspective)” yang dipresentasikan pada The 2nd International Conferences on Engineering, Technology and Social Science (ICONETOS 2020), tadi sore, mencoba mendeskripsikan penguatan ketahanan keluarga sakinah pada masa adaptasi kebiasaan baru yang digali dari kitab-kitab pesantren tersebut.

Unidha Universitas Ibrahimy - Pondok Pesantren Salafiyah Syafi`iyah - Sukorejo Situbondo Jawa Timur
© 2020 Universitas Ibrahimy Follow Universitas Ibrahimy : Facebook Twitter Linked Youtube