header-int

PENGAJIAN HUKUM : KYAI FAWAID MENGAJARI AGAR TAAT DENGAN ATURAN AGAMA DAN NEGARA

Senin, 22 Mar 2021, 13:24:37 WIB - 642 View
Share
PENGAJIAN HUKUM : KYAI FAWAID MENGAJARI AGAR TAAT DENGAN ATURAN AGAMA DAN NEGARA

LPMI – Universitas Ibrahimy mengadakan kegiatan yang bertempat di Aula SMK 1 Ibrahimy pada hari Jum’at 19/03/21. Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 09.00 - 11.30 WIB yang dihadiri oleh seluruh perwakilan Mahasiswa Universitas Ibrahimy.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Universitas Ibrahimy (UNIB) itu berjudul “Pengaji Hukum dan Pendatanganan MoU antara Kejakasaan Negeri Situbondo dan UNIB”. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Rektor UNIB KH. Ach. Fadlail, SH. MH dan Wakil Rektor 1 Bapak Dr. Minhaji, M.Pd dan Wakil Rektor 3 Bapak Dr. Ir. Abdul Muqsith, M.Ling. serta seluruh dekan dan dosen di seluruh Fakultas di bawah naungan UNIB. Setelah semua tamu undangan datang ketempat kegiatan, selang beberapa menit Bapak Iwan Setiawan, SH., M.Hum. selaku Ketua Kejaksaan Negeri Situbondo beserta rombongan hadir dalam tempat tersebut. Kemudian acara tersebut dimulai.

Sebelum Bapak Iwan sapaan akrabnya membagikan materinya pada kegiatan tersebut, KABID DIKTI (Kepala Bidang Pendidikan Tinggi) P2S2 Bapak Drs. Mudzakkir A. Fatah selaku pimpinan tertinggi di lingkungan UNIB membuka acara itu. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UNIB KH. Ach. Fadlail, SH. MH. Dalam sambutannya beliau menerangkan “Ketika kita berbicara keberadaan hukum yang ada di negara kita, saya teringat tentang sebuah teori tentang membangun konstruksi hukum, yang mana keberadaan hukum di Indonesia berseiringan dengan kehidupan di masyarakat. Khususnya saat ini kita sudah berada di era digital, akibatnya kita harus mampu memahami masalah hukum di masa sekarang, karena sangat banyaknya problem yang terjadi pada akhir-akhir ini. Oleh sebab itu, UNIB bekerjasama dengan kejaksaan Negeri Situbondo guna menangkal kejadian yang tidak diinginkan oleh kita semua. Sebagai langkah konkritnya, kami tuangkan dalam penandatangan MoU atau kerjasama antara UNIB dengan Kejaksaan Negeri Situbondo agar kita bisa memahami hukum dan dapat menjalankan hukum sebaik mungkin”, Dawuhnya.

“Saya teringat dengan suatu kisah pada tahun 2009, sebelum almaghfurlah KHR. Ach. Fawaid As’ad wafad. Ada salah satu masyarakat menghadap pada beliau, dengan mengaku bahwa tanah milik pesantren itu milik dia. Karena dengan pemahaman luas yang dimiliki oleh beliau, akhirnya dibentuk-lah tim untuk mengkaji legalitas kepemilikan tanah pesantren ini, meskipun beliau sudah tahu bahwa tanah ini memang asli tanah leluhurnya. Setelah tim melakukan kajian tentang legalitas tersebut, ternyata hasilnya memang benar tanah ini (pesantren, red) milik beliau. Akantetapi, sebelum beliau memberitahukan terhadap orang yang mengaku tanah ini miliknya, KHR. Ach. Fawaid tabayyun terlebih dahulu kepada KH. Afifuddin Muhajir, mengenai seperti apa pandangan Islam tentang legalitas kepemilikan tanah ini. Jadi, kita sudah sejak dahulu dididik oleh beliau bagaimana taat dengan aturan agama dan negara”, Imbuh beliau.     

Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatangan MoU antara Rektor UNIB dengan Kejaksaan Negeri Situbondo. Setelah itu, bapak Iwan Setiawan menyampaikan materi kepada mahasiswa yang hadir dengan bertemakan “Kejaksaan” dalam orasi ilmiahnya beliau menyampaikan “Semua orang berhak mendapat perlindungan hukum sebagaimana yang tertera pada pasal UU no 27 ayat 1. Sedangkan tugasnya kejaksaan itu adalah memproses laporan dari pihak Kepolisian yang berasal dari penuntut hukum atau warga yang melapor ke polisi, habis itu barulah masuk kepada persidangan”, Ujarnya.

Sehabis orasinya, bapak Iwan selaku narasumber meminta mahasiswa agar lebih banyak berdiskusi tentang materi yang sudah disampaikan. Kemudian 3 Mahasiswa yang ditunjuk oleh moderator untuk bertanya (Ali Wafa/KPI/Dakwah, Raden Muhtar/KPI/Dakwah dan Ahmad Subakti/HKI/FSEI).

Setelah mendengar semua pertanyaan, bapak yang kelahiran Jakarta tersebut menyampaikan “Jika mahasiswa ingin masuk pada anggota Kejaksaan, hal itu sangat-lah mudah, pertama ia harus jurusan Hukum, IPK minimal 2,75 kemudian tinggi badan bagi laki-laki 160 cm sedangkan perempuan 155 cm serta berat badan tidak terlalu gemuk. Kemudian barulah mereka diuji materi yang sudah disiapkan oleh kejakasaan” ucapnya.

Kemudian para mahasiswa yang bertanya diberikan cindramata oleh Kejakasan Negeri Situbondo dan diakhiri dengan foto bersama bapak Iwan Setiawan bersama Rektor UNIB.

A2NR/Reporter

Unidha Universitas Ibrahimy - Pondok Pesantren Salafiyah Syafi`iyah - Sukorejo Situbondo Jawa Timur
© 2021 Universitas Ibrahimy Follow Universitas Ibrahimy : Facebook Twitter Linked Youtube